Motor listrik Ngeca di PLN SPLU membutuhkan waktu 3 jam!

Hasil gambar untuk charge motor listrik di rumah

PLN UID Jakarta Raya (Disjaya) adalah salah satu operator SPLU terbesar dengan total 1.922 unit di dan sekitar Jakarta.

Setiap meteran daya pada SPLU memiliki output 5.500 VA (Volt Ampere) dan diharapkan akan menyediakan pengisian daya untuk kendaraan listrik yang saat ini ada di pasaran dengan tingkat daya yang berbeda antara 500 dan 2.500 watt.

Tris Yanuarsyah, Manajer Senior Urusan Umum unit distribusi utama PLN di Jakarta, menjelaskan bahwa semua kendaraan listrik yang menggunakan steker biasa atau steker listrik di Indonesia dapat menggunakan fasilitas SPLU.

Tergantung pada kapasitas baterai dan teknologi pengisian daya dari setiap kendaraan listrik, dibutuhkan rata-rata 2-3 jam untuk motor listrik itu sendiri untuk mencapai kapasitas penuh dengan teknologi saat ini Pengisian daya Teruskan, PLN UID Jakarta Raya akan mengembangkan stasiun pengisian yang mendukung teknologi pengisian cepat, “kata Tris kepada detikcom, Selasa (13.08.09) di Jakarta.

Dalam hal tarif, SPLU sendiri adalah sumber listrik dengan grup layanan khusus dengan tarif Rp 1.644.52 / kWh. Dan mengklaim bahwa sejauh ini belum ada kenaikan tarif.

“Grup layanan khusus ini mengalami penyesuaian tarif setiap tiga bulan berdasarkan Peraturan Menteri ESDM (Permen) No. 28 tahun 2016. Tingkat penyesuaian ini dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu nilai tukar dolar (USD), harga minyak mentah atau harga minyak mentah Indonesia ( ICP).) Dan inflasi, tetapi sejak Januari 2017, tarif listrik tidak berubah dan tetap di Rp 1.644,52 / kWh, “lanjut Tris.

Beberapa lokasi PLN SPLU sudah dapat diverifikasi di Google Maps menggunakan kata kunci PLN SPLU. Sisanya masih menandai pengiriman ke Google Maps.

“Jumlah ini akan terus tumbuh seiring dengan penilaian permintaan masyarakat, dan di masa depan kami akan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan untuk stasiun pengisian yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik (kendaraan listrik) di kantor dan tempat-tempat umum.” dia menyimpulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *